Mengulas Tentang RS Baros Cimahi Serta Dampak Lingkungan Kumuh di Cimahi

Mengulas Tentang RS Baros Cimahi Serta Dampak Lingkungan Kumuh di Cimahi

Cimahi adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Barat. Kota ini sendiri terletak di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, serta Kabupaten Bandung Barat. Berluas 40,2 km², serta dengan penduduk yang mencapai 561.386 jiwa sempat membuat permasalahan di Kota Cimahi ini. Dimana hingga saat ini masih terdapat kawasan-kawasan kumuh. Kawasan kumuh di Kota Cimahi sendiri mencapai 75,80 hektare yang tersebar di 15 kawasan di 10 kelurahan. Mengingat luasnya area kumuh yang ada, tentunya hal ini berdampak pada tingkat kesehatan warganya. Tak heran pemerintah pun mengupayakan adanya pembangunan banyak pelayanan kesehatan yang salah satunya adalah RS Baros Cimahi.

Kawasan kumuh sendiri adalah sebuah kawasan dengan tingkat kepadatan yang tinggi yang terjadi pada suatu kota yang biasanya dihuni oleh masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Terbatasnya lahan karena semakin banyaknya pemukiman akan membuat adanya penurunan kualitas air serta tanah dan juga penurunan kualitas udara akibat polusi dan kurangnya lahan hijau untuk pertukaran oksigen serta karbondioksida. Hal lainnya adalah, tidak adanya resapan air yang mampu berperan sebagai tempat cadangan air yaitu pohon yang mengakibatkan turunnya kualitas air tadi. Faktor-faktor penyebab terjadinya lingkungan kumuh sendiri sangat beragam, diantara adalah:

  • Adanya tingkat urbanisasi dan migrasi penduduk yang tinggi.
  • Faktor lahan di perkotaan.
  • Faktor sosial ekonomi.
  • Faktor sosial budaya.
  • Faktor tata ruang yang tidak maksimal.
  • Faktor aksebilitas.
  • Faktor pendidikan.

Tentunya dengan adanya lingkungan kumuh ini akan menciptakan dampak-dampak yang buruk, seperti dampak yang ditimbulkan pada kesehatan, seperti:

  • Disentri. Penyakit ini sendiri disebabkan karena lingkungan yang kurang higienis yang memang terjadi di lingkungan kumuh. Selain itu faktor kebersihan makanan yang tidak terjamin akan membuat makanan terkontaminasi oleh bakteri-bakteri yang jika kita konsumsi nanti akan menyebabkan disentri ini sendiri. Disentri sendiri biasanya menyerang usus besar yang berakhir dengan diare yang akut atau bahkan dapat disertai darah.
  • Malaria. Terjadinya penyakit ini disebabkan oleh adanya gigitan dari nyamuk anopheles. Nyamuk jenis ini sendiri dapat membuat suhu tubuh kita rendah lalu tiba-tiba meninggi atau sebaliknya. Jelasnya, nyamuk ini hadir di lingkungan yang kotor dan tidak higienis. Nyamuk ini dapat hidup di genangan-genangan air pada barang bekas, maka dari itu kita wajib membersihkan lingkungan dan memastikan bahwa tidak ada genangan air yang dapat menjadi sarang berkembangnya namun anapholes ini
  • Tuberculosis (TBC). Penyakit lain yang dapat disebabkan oleh kekotoran lingkungan adalah tuberculosis. TBC dapat menyerang pada paru-paru, usus, maupun kelenjar getah bening kita. Penyakit ini sendiri diakibatkan oleh infeksi kuman yang bernama mikrobakterium tuberculosis. Penyakit ini pun beresiko menimbulkan kematian dan juga penularan penyakit ini sangat mudah, yaitu dapat melalui udara.
  • Tifus Abdominalis. Penyakit ini adalah penyakit yang menyerang usus halus yang akan mengakibatkan demam tinggi yang berkepanjangan. Penyakit ini sendiri diakibatkan oleh adanya bakteri Salmonella yang masuk ke tubuh lewat air yang digunakan sehari-hari, pola serta kebersihan makanan, serta lain-lain.

Melihat hal diatas, tampaknya dengan antisipasi pembangunan RS Baros Cimahi dipilih pemerintah setempat sebagai salah satu cara mengatasi serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat lingkungan yang kumuh. Anda dapat menemukan Rumah Sakit Baros Cimahi ini di Jalan Baros, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.