Gejala yang Dialami Ibu Saat Perkembangan Janin Usia 28 Minggu

Gejala yang Dialami Ibu Saat Perkembangan Janin Usia 28 Minggu

Saat perkembangan janin usia 28 minggu kehamilan, perut ibu sudah terlihat semakin besar. Pekan ini, fungsi organ dan kemampuan fisik janin juga terus mengalami peningkatan. Namun terkadang ibu seringkali mengalami keluhan membuatnya menjadi tidak nyaman.

Perubahan Pada Ibu Hamil Usia 28 Minggu

Selama ini, janin mungkin sudah pindah ke jalur lahir dengan kepala dekat dengan serviks. Hanya saja masih ada sebagian janin juga masih belum bergerak hingga minggu ke-3 atau posisi sungsang. Saat janin berpindah posisi dapat menyebabkan ibu akan merasakan tekanan berlebihan pada tubuh bagian bawah.

Gejala Ibu Hamil Usia 28 Minggu

Gejala yang dialami memang dapat membuat ibu menjadi tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari. Ibu bisa memeriksakan diri ke dokter dan membahas mengenai gejala yang dialami sekaligus memeriksakan janin untuk melihat kondisi perkembangan janin. Namun umumnya gejala yang dialami oleh ibu yaitu:

  1. Nyeri punggung

Pertumbuhan rahim, peregangan otot, dan hormon semuanya dapat menyebabkan rasa punggung yang nyeri. Hampir 50% wanita hamil mengalami nyeri punggung. Ada juga yang mengalami nyeri punggung karena linu panggul namun hanya sekitar 1%.

  1. Kulit sensitif

Kulit ibu akan menjadi lebih sensitif selama perkembangan janin usia 28 minggu terutama pada bagian bokong, perut, dan juga paha. Ini dikarenakan terjadi perubahan hormon yang menyebabkan ibu menjadi lebih sensitif terhadap panas, deterjen, kaporit paparan sinar matahari, atau bahkan saat mengonsumsi makanan tertentu.

  1. Kontraksi palsu

Pada beberapa wanita hamil, kontraksi palsu dapat terjadi. Otot rahim akan mengalami penegangan selama 30-60 detik bahkan ada juga yang selama beberapa menit. Kontraksi ini tidak menimbulkan rasa sakit parah meskipun memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Namun karena keadaan tersebut dapat mengindikasikan suatu masalah, ibu hamil disarankan untuk selalu tepat waktu dalam menjalani pemeriksaan kebidanan. Ibu hamil juga diwajibkan untuk mengonsumsi makanan sehat, minum air putih cukup, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, dan hindari stres.

  1. Bertambahnya berat badan

Pada usia kehamilan 28 minggu, ibu mungkin akan mengalami penambahan berat badan 8,5kg. Dokter menganjurkan agar ibu hamil dengan IMB yang normal memang harus meningkatkan berat badan. Biasanya disarankan meningkat kira-kira 0,5-2 kg pada trimester pertama kehamilan, dan minggu setelahnya meningkat 0,5kg.

Namun kenaikan berat badan setiap ibu bisa berbeda-beda. Ketidaknyamanan juga masih akan dialami oleh ibu pada masa kehamilan minggu ini, antara lain sembelit, perut kembung, varises, insomnia, mulas, sering buang air kecil, keputihan, kaki bengkak, dan sesak napas, pembesaran payudara dan keluarnya kolostrum.

Dari kondisi mental dan fisik hingga kebutuhan bayi setelah anak lahir harus dipersiapkan agar anak terlahir sehat dan lancar. Nutrisi ibu dalam perkembangan janin usia 28 minggu yang cukup juga akan membantu janin tumbuh dengan sehat hingga lahir. Setelah anak lahir dan perlahan tumbuh dewasa, penuhi kebutuhan nutrisinya dengan susu formula Bebelac yang memiliki kandungan penting seperti Kalsium, 13 vitamin dan 9 mineral, omega 3, omega 6, dan DHA.