Game original, atau bajakan?

Game original, atau bajakan

Game kini sudah merajalela tak hanya di kalangan remaja, kalangan dewasa justru dirasa lebih serius dalam menjalankan game. Bermain game cocok untuk menghilangkan penat setelah seharian bekerja, bermain game bersama tentunya sangat mengasyikkan dan membuat otak lebih rileks setelah dipaksa terus bekerja sepanjang hari. Game yang dipilih pun bermacam-macam, game online, offline, serta ada yang digunakan lewat handphone ataupun PC. Beberapa game mengharuskan penggunanya untuk membeli bila ingin menggunakan game tersebut. Harga yang dirasa mahal bagi sebagian orang mungkin menjadikannya memilih untuk memilih membeli game bajakan, sudah banyak penjual yang menawarkan game bajakan dengan harga yang (katanya) lebih murah? Simak beberapa fakta game bajakan yang bisa membuat kamu berfikir lagi untuk membeli game bajakan

  1. Harga yang tidak jauh berbeda

Bila kamu khawatir dengan harga games original yang dianggap mahal, apa masih bisa dibandingkan dengan kualitas game bajakan yang begitu-begitu saja? Game bajakan yang sering dianggap harganya lebih murah seringkali malah menyulitkan penggunanya karena perlu dilakukan crack agar dapat menggunakannya. Tak seperti game original yang sudah dapat dinikmati tanpa perlu crack, selain itu akan dengan mudah mendapatkan achievements serta update-update versi terbaru dari game tersebut. Terlebih lagi, beberapa jenis game malah hanya dapat digunakan dalam mode single player saja. Untuk kamu juga yang merasa tidak puas atau menyesal jika sudah membeli game melalui Steam, untuk 2 jam pertama kesempatan refund masih terbuka lebar. Cocok kan bagi kalian yang lagi ngirit, terus nyesel gara-gara beli game padahal gak butuh-butuh banget. Sebenarnya kamu tidak usah khawatir harga game yang akan dibeli terlalu mahal, beberapa platform seperti Steam menyediakan diskon yang sangat tinggi hingga setengah harga pada event-event tertentu seperti pada hari-hari besar. Gak percaya? Yuk cek sendiri.

  1. Kesulitan dalam metode pembayaran

Beberapa platform yang menyediakan game original mengharuskan pelanggannya menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayarannya, namun karena tak semua kalangan memiliki kartu kredit, menjadikannya alasan lebih memilih penjual game bajakan yang dapat dengan mudah didapatkan dengan membayar menggunakan pulsa atau bahkan COD. Tapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar, misalnya Steam Wallet yang disediakan oleh platform Steam yang dapat dengan mudah dibayarkan melalui Indomaret atau reseller-reseller yang dengan mudsh ditemukan di laman group Facebook dengan bayaran menggunakan pulsa. Kini situs belanja online juga menyediakan voucher untuk Steam Walletmu yang akan mempermudah metode pembayaran game mu.

Jadi, rasanya dengan kualitas dan kemudahan yang akan diterima serta akses full game original yang kamu beli, rasanya tidak mungkin untuk menentukan bahwa game bajakan lebih tepat untukmu. Kemudahan yang diberikan dari mulai metode pembayaran, hingga proses instal game tanpa perlu proses crack rasanya game bajakan tidak ada apa-apanya dibanding game original. Namun, untuk melakukan transaksi pembelian game, alangkah baiknya kamu membaca review-review game yang akan kamu beli sehingga kamu tidak akan menyesal sudah mengorbankan uangmu untuk game yang kamu beli. Selain itu, bersabarlah menunggu momen diskon yang disediakan platform penjual game seperti hari-hari besar natal, imlek, dan semacamnya. Kamu juga harus menyiapkan finansial yang cukup untuk menyisihkan budget untuk game, jangan sampai kamu menikmati game tanpa memikirkan kebutuhan sehari-harimu. Jika ingin tetap menikmati game, beberapa platform jual beli game menyediakan free trial untuk memastikan kamu benar-benar cocok dengan game yang kamu inginkan.